Pengumuman! Blog Program Penanganan Kawasan Kumuh Perkotaan (P2KKP) beralih ke Blog Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) Provinsi Sumatera Selatan dengan alamat blog berikut: http://kotakusumsel.blogspot.co.id/ , tetap semangat menuju 100-0-100

Senin, 15 September 2014

Rokok dan Warga Miskin

Pemerintah akan menaikkan tarif cukai rokok 10,2 persen tahun depan (Koran Tempo, 9 September 2014). Tahun ini tarif cukai rokok sudah sekitar 50 persen dari harga eceran.
Menurut Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, cukai rokok dapat diterapkan maksimal 57 persen. Produsen yakin tarif cukai yang tinggi akan menjauhkan konsumen dari rokok.
Warga miskin akan menekan angka konsumsi rokok. Diperkirakan tingkat kemiskinan bakal menurun. Benarkah seperti itu?
Pelbagai aturan dibuat guna membatasi konsumsi rokok, dari larangan merokok di tempat publik sampai pencantuman peringatan kesehatan, seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012.

Apakah aturan ini efektif menekan konsumsi rokok?
Ada temuan menarik soal konsumsi rokok. Data Susenas oleh Badan Pusat Statistik selama beberapa tahun terakhir menangkap tingginya pola pengeluaran rokok-filter maupun kretek-warga miskin.
Pendapatan warga miskin tidak hanya tersedot untuk pengeluaran pangan, seperti membeli beras, tapi juga untuk rokok.

Minggu, 14 September 2014

Lancar Angsuran ku, Lancar Usaha ku

Tunggakkan adalah masalah klasik dalam pendampingan Kegiatan Dana Bergulir di PNPM Mandiri Perkotaan, Kelurahan Watas Lubuk Durian Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau dapat mengatasinya.

Rapat Koordinasi BKM Batu Kuning Kel. Watas Lubuk Durian
Dana Pinjaman Bergulir (Revolving Loan Fund) merupakan salah satu pilihan dari berbagai alternative kegiatan untuk penanggulangan kemiskinan. Prinsip pengelolaan pemanfaatan dana bergulir 100% harus warga miskin yang tercantum dalam PJM dan harus dimanfaatkan untuk kepentingan produktif yang dapat meningkatkan pendapatan dan atau kesejahteraan.

Dalam perjalanannya, banyak permasalahan yang terjadi pada kegiatan Dana Pinjaman Bergulir salah satunya adalah  masalah klasik “tunggakkan” yang menyebabkan tingkat pengembalian (Repayment Rate)  menjadi sangat rendah. Padahal tingkat pengembalian menjadi syarat utama dalam keberlangsungan Perguliran Dana.

Sabtu, 13 September 2014

Ibadah Umroh, Buah Kerelawanan Mendampingi PLP-BK



Ditengah paradigma masyarakat yang harus serba upah dan imbalan, memang semua orang pun meragukan akan terjaring relawan untuk melaksanakan suatu program.  Apalagi bila mendengar  bahwa program yang dilaksanakan adalah “Program Pemerintah”. 

Penataan Lingkungan Pemukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK), adalah program lanjutan di PNPM Mandiri Perkotaan yang bertujuan mewujudkan perbaikkan kualitas hidup masyarakat miskin melalui penataan lingkungan pemukiman yang teratur, aman dan sehat. Dalam menjalankan program lanjutan ini, banyak tahapan yang harus dilalui, baik itu dari tahap persiapan, tahap perencanaan dan pemasaran Sosial, tahap pelaksanaan pembangunan dan diakhiri dengan tahap persiapan keberlanjutan.

Setiap tahapan PLP-BK dilalui dengan proses yang panjang, sebagaimana yang dialami oleh Pimpinan Kolektif (PK) LKM Harapan Bersama Kelurahan Pipa Reja Kecamatan Kemuning Kotamadya Palembang Provinsi Sumatera Selatan.

Senin, 04 Agustus 2014

Papan Informasi di Tempel, Piring dan Cangkir pun didapat

Hadiah door prize berupa peralatan rumah tangga seperti cangkir , piring dan lain-lain menjadi daya tarik agar UPK dan Sekretaris semangat dalam melakukan sosialisasi.

Dalam konteks PNPM Mandiri Perkotaan, sosialisasi diartikan tidak hanya bagaimana PNPM Mandiri Perkotaan dapat dipahami oleh masyarakat baik substansi maupun prosedurnya. Sosialisasi bukan sekedar diseminasi atau media publikasi, melainkan bagian dari proses pemberdayaan, dimana melalui sosialisasi diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kritis, menumbuhkan perubahan sikap, dan prilaku masyarakat.

Keterlibatan masyarakat dalam melakukan sosialisasi baik pada proses pembuatan, pengembangan, dan pemanfaatan media warga akan memberikan pembelajaran kritis dan menumbuhkan kesadaran dan rasa memiliki yang tinggi sehingga terjamin keberlanjutannya.

Rabu, 07 Mei 2014

Terima Kasih PNPM, Tangga Sungai Menjadi Aktifitas Lancar

Terima kasih PNPM itu kata kata yang terlontar dari masyarakat RT 05 Kelurahan Taba Jemekeh kecamatan Lubuk linggau Timur I, karena sejak lama mereka mendambakan tangga menuju sungai ini, karena sebagian besar masyarakat yang ada di RT 05 ini melakukan aktifitas mereka di sungai kelingi. Kelurahan yang terletak di jantung Kota Lubuklinggau ini memang sebagaian besar masyarakatnya masih melakukan aktifitas mereka sehari hari di sungai kelingi, kegiatan rumah tangga sampai kegiatan mencari rejeki, mereka lakukan di sungai kelingi ini, kegiatan seperti mencari ikan dan mencari batu kali merupakan pemndangan yang lumrah yang ada di sungai kelingi ini, oleh karena tingginya aktifitas masyarakat di bantaran sungai kelingi ini terkhususnya masyarakat RT 05 Kelurahan Taba Jemekeh ini maka pada saat awal tahun 2013 Masyarakat RT 05 berinisiatif untuk mengusulkan kegiatan pembuatan Jalan dan Tangga menuju sungai kelingi yang ada di RT mereka kepada BKM Taba Jemekeh Sejahtera.

Pengelolaan Pengaduan Masyarakat

Pengelolaan Pengaduan Masyarakat

Redaksi Blog P2KKP Provinsi Sumatera Selatan:

OC-02 Provinsi Sumatera Selatan : Jl.Bandar Agung No.1005 RT.13 RW.04 Kelurahan 20 Ilir/Sekip Bendung Kota Palembang 30127 Provinsi Sumatera Selatan Telp/fax: 0711-365385 email: oc2.sumsel@gmail.com

.

.